Mangrove Hidup di Air Tawar


CIMG3129“Apa benar mangrove bisa hidup di air tawar? Bukankah butuh air asin untuk bisa hidup!” kalimat tersebut selalu saya dengar saat menjelaskan tentang habitat mangrove baik di seminar atau forum diskusi. masyarakat awam memang berpandangan mangrove hanya bisa hidup pada daerah pesisir karena membutuhkan air asin untuk hidup.

Mangrove merupakan vegetasi pantai yang mempunyai kemampuan mentolerir kondisi lingkungan berkadar garam tinggi (halophyte). Dengan demikian, kadar garam yang tinggi pada habitat mangrove merupakan cekaman dan bukan menjadi kebutuhan/syarat hidup mangrove. Lalu kenapa di kawasan pantai atau berkadar garam tinggi hanya di tumbuhi komunitas mangrove? Hal ini dikarenakan hanya mangrove yang bisa tumbuh, sementara jenis tumbuhan lain tidak mampu mentolerir kadar garam tinggi. Kemampuan mangrove dalam mentolerir kadar garam tinggi karena secara fisiologis mempunyai system untuk mensekresikan atau mengakumulasi garam yang terserap dalam tubuh. Kemampuan sekresi ini seperti pada jenis Avicennia sp. yang dilengkapi dengan salt gland secretory, dimana hasil sekresinya terlihat pada permukaan bawah daun berwarna putih yang merupakan gumpalan garam yang mengering. Sedangkan jenis Rhizophora sp. dengan mengakumulasi garam yang terserap pada daun kemudian meluruhkan daun tersebut.  Namun demikian ada beberapa jenis vegetasi assosiasi yang mampu hidup di kawasan pantai, akan tetapi kemampuan adaptasi tidak seperti pada mangrove baik mayor maupun minor.

Kenapa mangrove tidak tersebar alami di daerah pegunungan atau berkadar garam rendah?

Seperti halnya jenis tumbuhan lain, mangrove membutuhkan air (H2O) sebagai bahan fotosintesis serta unsur hara lainDSC04424 untuk metabolism. Sementar itu kadar garam tinggi adalah cekaman bagi mangrove, maka semakin kecil kadar garam semakin kecil pula cekaman dan mangrove dapat berkembang dengan cepat. Selain penjelasan toeritis, saya sudah melakukan penanaman Rhizophora mucronata pada pot yang selalu tergenang air tawar di Kampus Biologi ITS, jika dibandingkan dengan kecepatan pertumbuhan yang ditanam di pantai Tuban yang berkadar garam tinggi kecepatan pertumbuhannya berbeda jauh, dan mempunyai daun yang lebih lebar. Memang benar ada factor lain yang mempengaruhi pertumbuhan seperti tingkat kesuburan, namun demikian dapat dibuktikan bahwa mangrove (jenis Rhizophora sp) mampu hidup pada air tawar. Selain penanaman dalam pot, tingkat pertumbuhan bibit mangrove berasal dari Tuban yang ditanam di belakang Asrama Mahasiswa Kampus ITS sebanyak 500 batang mencapai 95 %.

Dengan kemampuan tersebut kenapa mangrove tidak tersebar luas di daratan? Secara ekologis, banyak factor yang mempengaruhi penyebaran, bukan hanya kemampuan dalam mentolerir salah satu atau beberapa factor abiotic, namun juga inateraksi dengan factor biotic seperti kompetisi. Mangrove dapat hidup dalam air tawar, tapi akan kesulitan untuk tipe tanah yang kering, untuk tanah dengan tipe tanah basah harus berkompetisi dengan vegetasi yang telah lebih dulu beradaptasi. Secara evolusioner tanaman darat telah beradaptasi dengan kondisi lingkungan daratan dengan berbagai mekanisme, termasuk dalam melakukan persaingan hidup antar jenis, oleh karena itu mangrove akan kesulitan berkompetisi dan hanya tersebar pada daerah dengan salinitas tinggi.

Comments
2 Responses to “Mangrove Hidup di Air Tawar”
  1. hiu says:

    Akhirnya saya menemukan tulisan yang tepat…namun melihat tanggal, semoga penulis masih menyempatkan waktu melihat tulisan ini, karena sya memiliki beberapa pertanyaan:

    1. Jika Mangrove bisa di tanam di air tawar, dapatkah dia bertahan di bantaran sungai (mengingat fungsi mangrove bisa berpotensi sebagai pertahanan tangul bantaran sungai)

    2. Dimanakah kami dapat memperolah bibit2 mangrove non komersial…

    pertanyaan ini kami sampaikan berkenaan dengan program pelestarian bantaran bengawan solo yang selama ini sudah kami rintis dengan berbagai wacana dan aksi nyata.

    terimakasih.

    • Mohon maaf agak lama tidak update blog, terima kasih jika kita berpandangan sama soal mangrove..
      1. kalau ditanam saya rasa bisa, namun pasti akan berbeda jika ditanam pada daerah pantai, secara teoritis dengan pertimbangan salinitas air sebenarnya tidak ada masalah, namun bagaimana dengan kompetisi, tekstrur tanah, kekuatan arus. Lebih baik dicoba saja dan kita bisa membuktikan bersama.Untuk bantaran sungai/tanggul biasanya yang ditanam tanaman waru, waru laut juga termasuk mangrove (mangrove asosiasi).
      2. Bibit mangrove non komersial bisa menghubungi Mangrove Center Tuban, kebutuhan berapa dan mau ditanam dimana?
      terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: