Pulau GalangTeluk Lamong berada di perbatasan antara Surabaya dan Gresik, di teluk ini menjadi muara Sungai Lamong dan alirannya telah menghasilkan delta menyerupai pulau yang penuh dengan vegetasi mangrove dan disebut Pulau Galang. Saya telah beberapa kali berkesempatan mengunjungi teluk ini dan menjelajahi pulau yang saat itu berukuran 4-6 ha. Untuk mencapai muara bisa menggunakan perahu atau kendaraan darat seperti motor.

Rhizophora di sepanjang sungaiPerjalanan menggunakan perahu dimuali dari sebelah barat jembatan antara Gresik-Surabaya. Saat mulai perjalanan di kiri-kanan terlihat banyak industry telah beroperasi,demikian juga kapal-kapal pengangkutnya. Sepanjang sungai ditumbuhi Rhizophora sp. Dengan formasi rapat dan berukuran cukup besar namun kurang begitu tebal luasnya. Dalam 30-45 menit perahu akan mencapai percabangan sungai, di ujung percabangan inilah membentang Pulau Galang, pulau dari delta yang ditumbuhi vegetasi mangrove sangat rapat. Perjalanan dengan motor melalui jalan macadam sekitar 15 menit dari sisi Surabaya dan dapat langsung menuju muara sungai.

Di muara, kita dapat melihat begitu banyak kapal hilir mudik di Pekabuhan Tanjung Perak. Keberadaan pulau yang tergenang saat pasang dan membentuk hamparan lumpur yang luas pada sisi laut saat surut menjadi tempat mencari makan berbagai jenis burung, terutama burung pantai. Beberapa jenis burung pantai seperti Gajahan pengala/Whimbrel (Numenius phaeopus), Trinil kaki-merah/ Common Redshank (Tringa totanus), dan Cerek jawa (Charadrius javanicus) mencari makan di tempat ini. Selain burung pantai berbagai jenis burung air juga banyak terlihat mulai dari sepanjang sungai hingga muara, seperti Pecuk (Phalacrocorax sp), Bambangan/Bittern (Ixobrychus sp.), dan Egret (Egretta spp.). Dalam suatu kesempatan survey avifauna oleh seorang teman dari Lab Ekologi Biologi ITS, diceritakan dan diperoleh photo Bangau Bluwok/Milky Stork (Mycterea cinerea) yang merupakan jenis burung terancam punah dan dilindungi.

Bumi moroDengan menggunakan perahu menyisir pantai ke arah sisi Surabaya hingga ke Kalimas, ada beberapa sungai kecil bermuara di teluk ini. Di sepanjang pantai terlihat hijau tertutup vegetasi mangrove, di salah satu tempat yang terlihat seperti kompleks militer terdapat sekumpulan pohon Avicennia sp. dan koloni besar Egret terlihat di lokasi tersebut.

Di belakang lokasi perusahaan pengolahan kayu yang tidak aktif terdapat hutan mangrove yang berbatasan langsung dengan pantai, di lokasi ini terlihat begitu banyak Kowakmalam abu/ Black-crown night heron (Nycticorax nycticorax) dan Blekok sawah/ Javan-pond heron (Ardeola speciosa). Tidak hanya berterbangan tapi lokasi ini menjadi tempat bersarang burung-burung tersebut. Sayangnya perburuan telah mengganggu burung-burung ini, terlihat dari bekas bulu dan beberapa bagian tubuh yang ditinggalkan oleh pemburu, padahal Javan-pond heron merupakan jenis burung dilindungi.

Penyusun vegetasi mangrove cukup lengkap, yaitu Avicennia marina, Avicennia alba, Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorhiza, Bruguiera sexangula, Sonneratia caseoralis dan beberapa jenis mangrove asosiasi.

Begitu banyak tekanan terhadap Teluk Lamong dari perkembangan pembangunan dan industry telah mengancam keberadaan beberapa jenis satwa dilindungi dan terancam punah, semoga para stakeholder dapat mengkaji persoalan ini lebih lanjut, sehingga kesejahteraan satwa liar dan habitatnya juga terjaga selain kesejahteraan manusia juga terpenuhi.

6 thoughts on “Teluk Lamong, Pulau Galang

  1. mas agus!!ni dinda. .hehehehehehe
    blom ada kajian ttg fitoplankton yang ada di teluk lamong yah??aku tadi dapet pencerahan dari mbak evit ttg fitoplankton yang ada di teluk lamong dikaitkan dengan daerah industri di sekitar situ,maunya aku bikin TA (ngebut mas critanya,hehe). .
    kira2 aku bikin gimana ya mas enaknya??

    thx 4 reply. .

    • Plankton, baik Phyto maupun Zoo memang umum digunakan untuk menentukan kualitas perairan, saya rasa di kuliah Pak Au sangat sering diulas…sedang di Teluk Lamong sudah sangat sering anak-anak ambil sample karena dapat proyek dosen, laporannya seperti yang ada di Lab Ekologi…intinya memang sudah umum, sekarang kamu mau pertajam untuk apa dulu?

      • Ass…
        mas agus aku Musallamah bio’07
        saya juga rencananya mau TA di teluk Lamong tentang kandungan logam pda ikan yang ada diperairan tersebut….kmaren saya udah survey ksana dan uji pendahuluan ttg kandungan logam yang ada diperairan tersebut…ternyata kandungan logam yang banyak adalah Pb dan ikan yang banyak ditemukan di periran tersebut adalah ikan belanak. jadi saya pake judul “Kandungan Timbal (Pb) pada Insang, Otot dan Hati Ikan Belanak (Mugil cephalus L.) di Perairan Teluk Lamong…
        kira” ada saran g mas?
        atau mungkin udh pernah ada gak yg meneliti hal itu di teluk lamong…
        soalnya saya nyari” jurnal penelitian di teluk lamong sangat terbatas…

      • waalaykumsalam.
        sepertinya sudah tidak diragukan lagi kalau teluk lamong banyak tercemar, demikian pula paparan logam berat bagi organisme air yang tinggal disitu, lha wong pabriknya begitu banyak. maaf ya, lagi ga ada saran untuk kamu, aku kurang begitu paham dan kurang tertarik untuk topik penelitiannya…hehehe, beda minat maksudnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s