Sudah sejak lama aku berkata ke beberapa sahabat dekatku kalau aku yakin dengan seseorang, aku akan langsung mendatangi orang tuanya. Kemarin malam (14 maret 2010) adalah pembuktian akan perkataanku sendiri bagi diriku sendiri.

Malam, habis maghrib kulaju motor pinjamanku dari surabaya menuju kota sebelah. Menganakan baju batik yang baru dapat dari Jogja dengan bawahan jeans aku melangkah yakin, cuma sedikit was-was karena masih belum ada SIM C, hahaha…

sempat nyasar dulu, tapi karena rumah tujuan mudah dicari karena dekat masjid akhirnya sampai juga di rumah tujuan dan langsung disambut dengan senyum manis. “ini baru datang, masih pada mandi” sambungnya, tak lupa kukasihkan cokelat monggo yang baru kubawa dari jogja. lalu aku dipersilahkan masuk ke rumah ditemui oleh adik kembarnya kelas 3 SD yang sedang asing main game. Duduk sebentar Papanya menemuiku, pembicaraan pun dimulai. Aku seperti sedang di screening sebelum mengikuti pelatihan di kampus, hujan pertanyaan mulai turun…hehehe aku sudah sedia payung jawaban, jadi bisa lebih tenang…

Pembicaraaan dimulai dari seputar keluarga,pendidikan,dan pekerjaan dan serasa santai bertiga antara aku, si “TO” dan Papanya.  Selang berapa lama Mamanya gabung juga, dan menawari untuk makan bersama. Alhasil kita berempat makan malam bersama, hehehe sempet kikuk juga. Makan malam berakhir dan kembali berbincang seputar hal-hal yang kuceritakan di atas, namun sudah bersama Mamanya.

Tidak terasa sudah jam sembilan malam, lebih dari satu setengah jam dari kedatanganku jam 19.10 WIB. sudah mulai malam, kok dari tadi ga ada pertanyaan yang serius? padahal aku kan sudah minta si “TO” buat cerita maksudku, dari tadi aku menunggu dan tidak keluar juga. Finally, aku yang langsung mengarahkan pembicaraan yang lebih serius karena sudah jam 9 malam. Aku sampaikan maksudku, dan langsung diberi jawaban yang bijaksana yang tepat untuk waktunya dan mengakhiri kunjunganku untuk malam ini. Dan aku menanti untuk kesempatan kunjungan-kunjungan selanjutnya.

Nah disini lah intinya, bagiku saya sudah membuktikan perkataanku sendiri, untuk hasilnya, akan terlihat pada saatnya nanti, tidak untuk saya kabarkan. Yang penting bagaimana kita harus membuktikan niat baik dengan tindakan nyata penuh keberanian.

6 thoughts on “Pembuktian: disaat harus mendatangi orang tua “target operation”

  1. la trus piye? sido rabi a? hahahaha….
    biarkan si TO menyelesaikan kuliahnya dulu, mugo2 ae mari kuliah yang disikat karo wong liyo hehehe….

    • Sido mas!!!
      Yo iyo mari kuliah lah…
      tapi kok doane sampean ga uenak yo? hahahaha, tunggu perhitunganku di Baluran (anterin keliling maneh yo mas? hehehe)

      sampean kapan rabi? ati2 kutukan birding! wakakakak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s